Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 105 Pelaku Begal Ditangkap, Polda Jateng: Tembak di Tembak jika Melawan!
Advertisement . Scroll to see content

Dosen UGM Sebut Maraknya Aksi Klitih karena Dampak Covid-19, Begini Penjelasannya

Senin, 18 April 2022 - 11:32:00 WIB
Dosen UGM Sebut Maraknya Aksi Klitih karena Dampak Covid-19, Begini Penjelasannya
Foto Polisi melakukan olah TKP remaja korban klitih di depan Balai Kalurahan Banguntapan, Bantul (MPI/erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk mencegah terjadinya aksi ini, perlu diciptakan lingkungan yang positif. Perlu ada lingkungan yang memberi rasa aman bagi siswa untuk melakukan kegiatan sesuai dengan kodratnya sebagai manusia. Selain itu juga perlunya peran masyarakat dalam membangun kegiatan yang partisipatif. 

”Perlu membangun penalaran dan kesadaran anak, memperbanyak ruang refleksi dalam proses belajar dan mendorong anak untuk mengenali potensi, keunikan, serta emosinya,” katanya. 

Anak perlu banyak terlibat dalam kegiatan belajar yang berbasis masalah. Mereka harus didorong untuk melakukan aktivitas yang positif bagi masyarakat. Anak tidak boleh teralienasi dari masyarakat. 

“Belajar membangun rasa empati sejak muda, membuat mereka mengerti ilmu pengetahuan, keterampilan diri, dan kompetensi sosialnya bermanfaat bagi orang lain,” katanya.

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut