Dekan FH UGM Ungkap Ancaman yang Diterima Penyelenggara Diskusi
YOGYAKARTA, iNews.id - Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Constitucional Law Society (CLS) membatalkan diskusi bertema "Persoalan Pemecatan Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan." Alasan pembatalan karena mereka mendapat ancaman yang mengancam keselamatan.
"Demi alasan keamanan, mahasiswa penyelenggara kegiatan memutuskan untuk membatalkan kegiatan tersebut," ujar Dekan FH UGM, Sigit Riyanto dihubungi, Sabtu (30/5/2020).
Sigit mengungkapkan, ancaman yang diterima mahasiswa itu beragam bentuknya. Ada yang berupa teks pesan singkat, telepon, sampai mendatangi tempat tinggal mereka.
Selain mendapat teror, nomor telepon serta akun media sosial panitia penyelenggara dan akun CLS FH UGM juga diretas.
Peretas lalu mengambil alih akun dan menyatakan pembatalan kegiatan diskusi dengan cara mengeluarkan (kick out) semua peserta diskusi yang telah masuk ke dalam grup diskusi.