Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Dana Tali Asih Pakualam Ground Proyek Bandara NYIA Diduga Disunat

Senin, 27 Agustus 2018 - 20:16:00 WIB
Dana Tali Asih Pakualam Ground Proyek Bandara NYIA Diduga Disunat
Warga terdampak bandara yang tergabung dalam Paguyuban Warga Terdampak Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) saat berunjuk rasa menuntut pencairan dana kompensasi Pakualam Ground (PAG). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Pencairan dana kompensasi pembangunan bandara baru Yogyakarta (New Yogyakarta international Airport/NYIA) di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyisakan masalah.

Warga terdampak yang menerima kompensasi merasakan dana yanag diterima tidak utuh. Namun ada potongan yang nilainya antara Rp5 juta sampai Rp100 juta.

Dugaan potongan dana kompensasi ini mengemuka dalam aksi ratusan warga yang mendesak pencairan dana tali kasih dari Kadipaten Puropakualaman. Ratusan warga yang tergabung dalam Paguyuban Warga Terdampak Bandara Pantai Selatan (Patra Pansel) ini menggelar aksi di Perempatan Glagah Kecamatan Temon Kulonprogo, Senin (27/8/2018).

Mereka minta agar dana tali asih kepada warga penggarap lahan Pakualam Ground (PAG) segera dibayarkan. Sebab dana itu sudah dicairkan Puro Pakualaman dengan nilai mencapai Rp701 miliar. Sesuai dengan kesepakatan awal, warga akan diberikan tali kasih yang nilainya mencapai Rp25 miliar bagi para petani, pengelola hotel dan pedagang yang menggunakan lahan PAG.

Salah seorang warga, Eprianto mengatakan warga penggarap tanah Pakualam Ground sudah mendapatkan kompensasi dari PT Angkasa Pura I beberapa waktu lalu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut