Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

BPKP DIY Temukan Data Ganda Penerima BLT Dana Desa

Jumat, 12 Juni 2020 - 22:30:00 WIB
BPKP DIY Temukan Data Ganda Penerima BLT Dana Desa
Rakor Virtual alokasi ADD untuk bansos di DIY. Foto : Kuntadi/iNews.id
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Yogyakarta, masih menemukan beberapa permasalahan di lapangan dalam pencairan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dana desa. Pencairan dana sosial dari dana desa di DIY unik, karena lebih dulu dari bantuan sosial yang digulirkan lewat APBD.

“Kami masih menemukan ada data ganda penerima BLT dana desa dengan program PKH atau bantuan sosial lain,” kata Kepala BPKP Yogyakarta Tulus Wahyana, pada Rakor Pengawasan Alokasi Dana Desa tahun 2020 untuk Pencegahan dan Penanganan Covid 19 secara online, Kamis (11/6/2020).

Dalam pelaksanaan di DIY, BLT dari dana desa ini menduduki posisi kedua. Warga yang tidak lolos dalam program BST Kemensos ditangani dari dana desa. Barulah yang tidak lolos akan dicover menggunakan APBD DIY ataupun kabupaten.

“Jadi di Yogyakarta bantuan sosial pertama dari APBN, kemudian dana desa barulah APBD,” ujarnya.

Anggota DPD asal DIY Cholid Mahmud, mengatakan dari rakor dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan desa, kepala desa hingga BPKP, penyaluran bantuan sosial dari dana desa cukup bagus. Hanya ada beberapa catatan penting yang perlu mendapatkan perhatian. Salah satunya regulasi yang cukup banyak dan menyulitkan desa. Regulasi ini juga belum padu yang menyulitkan dalam pengawasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut