Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Banyak Orang Klaim Temukan Obat Covid-19, Guru Besar UGM: Itu Tidak Tepat

Kamis, 06 Agustus 2020 - 08:30:00 WIB
Banyak Orang Klaim Temukan Obat Covid-19, Guru Besar UGM: Itu Tidak Tepat
Ilustrasi (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Saat ini banyak pihak mengklaim menemukan obat yang bisa menyembuhkan pasien yang terpapar Covid-19. Guru Besar Fakultas Farmasi UGM Prof Zullies Ikawati menegaskan, penemuan obat untuk Covid-19 bukan sesuatu yang mudah.

"Jika ada berita-berita yang mengklaim penemuan obat Covid-19, jangan cepat percaya, karena penemuan obat Covid-19 tidak semudah itu. Carilah info-info berimbang pada lembaga-lembaga yang terpercaya seperti Badan POM," kata Zullies Ikawati melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (5/8/2020).

Menurutnya, pernyataan penemuan antibodi Covid-19 yang berasal dari herbal merupakan istilah yang tidak tepat, karena antibodi suatu protein yang dibentuk oleh sistem imun ketika menghadapi paparan antigen/patogen. Hal itu bisa berupa virus, bakteri, jamur, dan lainnya, termasuk terhadap virus penyebab Covid-19.

"Jadi kalau ada orang yang mengklaim menemukan atau menciptakan antibodi, tentu itu hal yang sangat tidak tepat," ucapnya.

Antibodi, terangnya merupakan senyawa yang dihasilkan oleh sel-sel imun, yaitu sel limfosit B yang bekerja melawan antigen. Dalam hal Covid-19 yang bisa disebut sebagai produk antibodi yaitu plasma convalescent yang berasal dari pasien yang sudah sembuh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut