Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Bongkar 5 Kasus Peredaran Obat Keras di Tasikmalaya, 6 Pengedar Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Bahayakan Kesehatan, Masyarakat Diminta Waspadai Obat Ilegal

Jumat, 05 Februari 2021 - 07:39:00 WIB
Bahayakan Kesehatan, Masyarakat Diminta Waspadai Obat Ilegal
Ilustrasi obat ilegal. Obat ilegal berbahaya bagi kesehatan masyarakat, dalam jangka panjang bisa sebabkan kerusakaan ginjal. (Foto : Ist)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL,iNews.id- Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul meminta masyarakat mewaspadai dan selektif dalam membeli obat ilegal yang dijual tanpa resep dokter karena bisa berdampak terhadap kesehatan. Saat ini masih banyak obat illegal beredar di pasaran.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Azis di Gunung Kidul, Kamis, mengatakan berdasarkan hasil pantuan dan pengawasan rutin terhadap obat kefarmasian di pasaran, masih ditemukan obat ilegal yang beredar di masyarakat.

"Kami masih menemukan obat ilegal beredar di pasaran. Untuk itu, kami meminta masyarakat waspada dan selektif dalam membeli obat tanpa resep dokter," kata Abdul.

Menurut dia, obat ilegal ini beredar tanpa jalur kefarmasian atau tepatnya melalui jalur sembunyi-sembunyi. Contohnya, obat ilegal yang beredar di pasaran seperti ricalinu dan obsagi. Kedua obat ini dapat ditemukan di warung-warung tanpa ada izin edar maupun masa kedaluarsa.

"Di dalam bungkus juga tidak disebutkan mengenai komposisi bahan pembuatan obat. Obat tersebut jelas membahayakan. Jadi, masyarakat harus lebih selektif dalam memilih obat,” harapnya.

Azis mengatakan mengonsumsi obat secara sembarangan bisa memberikan efek terhadap kesehatan. Untuk jangka pendek, pengonsumsi bisa mengalami gangguan pada bagian lambung. Sedangkan dalam jangka panjang atau dalam dampak berat dari konsumsi obat bisa memicu kerusakan pada hati dan ginjal.

"Bisa jadi obat yang dikonsumsi merupakan obat-obatan ilegal ini memicu banyaknya kasus gagal ginjal di masyarakat,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut