Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo dan Sosok KH Abdul Karim yang Lahirkan Ulama Besar
Advertisement . Scroll to see content

207 Ulama Meninggal selama Pandemi, RMI PBNU : Ancaman Serius untuk Pesantren

Jumat, 11 Desember 2020 - 23:21:00 WIB
207 Ulama Meninggal selama Pandemi, RMI PBNU : Ancaman Serius untuk Pesantren
Ilustrasi korban corona meninggal (istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Ketua PP RMI PBNU mengatakan, pendekatan terpadu harus dimulai melalui proses pencegahan dan edukasi protokol kesehatan hingga penanganan jika ada kasus paparan Covid-19 di pesantren. 

Menurut dia, jika ada kasus Covid-19, pesantren sangat membutuhkan pendampingan agar dapat mengambil keputusan tepat terkait keselamatan santri dan pengasuhnya.

"Selanjutnya pesantren juga membutuhkan akses ke dokter dan fasilitas kesehatan, kepastian swab PCR test dan dukungan ruangan isolasi atau karantina yang layak," katanya. 

Dia mengemukakan, arus informasi publik terkait pemberitaan klaster pesantren perlu dikelola dengan baik dan berpihak pada pesantren. Tujuannya agar pesantren tidak terpuruk selama dan pasca masa pandemi ini akan menerima stigmatisasi. 

"Semua ikhtiar ini layak dan penting kita kerjakan bersama-sama demi memastikan masa depan pendidikan akhlak dan karakter bangsa," ujar Abdul Ghofarrozin.

Sekadar informasi, berdaasarkan tabel yang disertai dalam keterangan tertulis tersebut, jumlah tertinggi pencatatan kiai dan nyai yang meninggal akibat Covid-19 terjadi di rentang waktu Agustus-September. Jumlahnya bertambah sebanyak 49 orang dari yang tadinya 41 menjadi 90 Orang.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut