Viral 2 Maling di Medan Minta Keadilan, Tak Terima Dianiaya Korban Pencurian
Dalam video yang beredar, keduanya mengakui kesalahan mereka atas pencurian yang dilakukan. Namun mereka menilai tindakan kekerasan yang dialami tidak dapat dibenarkan.
"Kami memang bersalah tapi dia bukan siapa-siapa, dia bukan pihak berwenang. Aparat harus mengusut tuntas kasus kami sebagai korban penganiayaan," ujarnya dikutip Sabtu (7/2/2026).
"Kami dipukuli dan diseret dalam mobil. Sudah sampai mobil kami diikat dan disetrum. Kami diikat seperti binatang dibawa ke kantor polisi," katanya lagi.
Akibat peristiwa tersebut, pemilik toko kini berstatus tersangka atas dugaan penganiayaan. Sementara itu, kasus pencurian dan dugaan kekerasan yang melibatkan dua maling toko ponsel tersebut masih dalam proses penanganan aparat Polrestabes Medan.
Editor: Donald Karouw