Trauma dan Stres, Bocah Dicabuli 10 Orang Bertopeng di Medan Jalani Pemeriksaan Psikologi
Sementara ibu korban mengaku semenjak kejadian pencabulan itu, sang anak trama. Dia cenderung tak mau bergaul dan ketakutan bila melihat mobil pikap.
"Bahkan malam setelah kejadian dia tak mau makan dua hari dan muntah-muntah," kata ibu korban.
Saat ini, korban yang kini telah putus sekolah itu selalu ikut ke mana pun ibunya pergi. Akibatnya, sang ibu yang bekerja di peternakan ayam kesulitan bekerja.
"Saya memohon agar pak Wali Kota Medan, Boby Nasution, bisa memfasilitasi anak saya agar bisa bersekolah lagi," ujarnya.
Rudi Chairuniza, dari kantor hukum Irwansyah Nasution, meminta Dinas Sosial kota Medan untuk membantu korban dan ibunya. Sang ibu hanya bekerja serabutan dengan penghasilan Rp750.000 per bulan. Tempat tinggal mereka juga berpindah-pindah.