Terlibat Konflik dengan Warga Tapsel, Harimau Sribilah Diselamatkan BBKSDA
Harimau Sri Bilah yang terperangkap ini diketahui berjenis kelamin betina dengan umur lebih kurang dua sampai tiga tahun, memiliki berat 45,2 kg.
Hasil pemeriksaan kimia darah Harimau Sumatera, menunjukkan adanya peningkatan bilirubin, SGOT dan SGPT yang meningkat menandakan adanya gangguan fungsi hati pada harimau tersebut. Namun tim medis belum bisa memastikan apakah gangguan hati ini bersifat akut atau kronis.
"Nanti kalau semua proses sudah selesai,observasi tim medis selesai,dan kondisinya sudah memungkinkan kita akan lepas liarkan kembali ke habitatnya," ucapnya.
Saat ini tim BBKSDA Sumut tengah melakukan survei untuk lokasi pelepasliaran Harimau Sri Bilah ini. Sementara itu untuk harimau ini masih menjalani observasi di Sanctuary Barumun Nagari yang berada di Padang Lawas Utara, Sumut.
Editor: Stepanus Purba_block