Tembak Adik Ipar, Kompol Fahrizal Mengaku Dapat Bisikan Gaib
“Tim penyidik khusus tersebut juga terus bekerja untuk mencari fakta-fakta baru yang menjadi motif di balik penembakan tersebut,” katanya.
Rina menjelaskan, pemeriksaan terhadap Kompol Fahrizal juga baru bisa dilakukan hari ini lantaran sejak ditahan di Mapolda kondisi psikologis tersangka labil. Sehingga, penyidik tidak dapat mengungkap motif di balik kasus penembakan itu.
Penembakan tersebut terjadi saat pelaku Kompol Fahrizal yang selama ini bertugas di Lombok, NTB, bersama istrinya tiba di Medan untuk menjenguk ibundanya yang baru sembuh dari sakit. Tersangka sempat duduk di ruang tamu berdampingan dengan orang tuanya dan korban Jumingan.
Namun selang beberapa menit warga mendegar keributan dari dalam rumah korban dan terdengar suara letusan senjata. Saat yang bersamaan dari dalam rumah berteriak minta tolong.
Warga yang berada di loksi kejadian langsung mendatangi rumah korban dan melihat korban telah tewas dengan luka tembak di bagian dada. Seusai menembak korban, tersangka langsung pergi meninggalkan lokasi kejadian dan menyerahkan diri ke Mapolrestabes Medan.
Kompol Fahrizal diketahui menjabat sebagai Wakapolres Lombok Tengah. Saat ini, pelaku masih dalam pemeriksaan petugas Polrestabes Medan.
Editor: Kastolani Marzuki