Polisi Profiling Pelaku Begal di Medan, Ternyata Begini Hasilnya
Namun keinginan untuk pengakuan eksistensi terhadap diri mereka pada jalur menyimpang. Ada rasa bangga terhadap statusnya sebagai begal atau kejahatan jalanan.
Hal ini membuat mereka merasa lebih dari orang lain, tidak ada yang ditakuti sehingga ketika dihadapkan pada permasalahan dengan orang lain, rasa egonya muncul.
Zulhafni menambahkan, kondisi ini membuat mereka merasa superior dan menjadikan perilakunya muncul secara spontan tanpa dipertimbangkan akibatnya terlebih dahulu bagi dirinya dan lingkungan sekitar.
Menurut Zulhafni, kesimpulan dari hasil pemeriksaan secara psikologis, peristiwa pencurian dengan kekerasan atau begal ini terjadi karena mereka ingin menunjukkan eksistensinya.
"Namun tanpa disertai pertimbangan yang matang dan dampak yang ditimbulkan karena sikap kedewasaan yang belum terbentuk secara penuh atau Immature,” katanya.