Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel
Advertisement . Scroll to see content

Personel TNI Temukan dan Bakar Ladang Ganja Seluas 1,5 Hektare

Senin, 05 Maret 2018 - 08:22:00 WIB
Personel TNI Temukan dan Bakar Ladang Ganja Seluas 1,5 Hektare
Ilustrasi pemusnahan terhadap penemuan ladang ganja. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

MANDAILINGNATAL, iNews.id - Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) 1/2-7 Mandailingnatal, Sumatera Utara menemukan lada ganja seluas 1,5 hektare. Tim Denpom yang dibantu masyarakat secara bersama mencabut dan membakar tanaman ganja yang berada di Pegunungan Tor Sihite, desa Rao-Rao Dolok, Kecamatan Tambangan.

Kepala Seksi Media Cetak Pendam I/Bukit Barisan Mayor Inf Yamin Sohar mengatakan, penemuan ladang ganja tersebut diawali patroli petugas di Desa Rao-Rao Dolok yang dimpin oleh Dansubdenpom 1/2-7 Mandailing Natal Kapten CPM Zuhaili beserta empat personel. Mayor Sohar menambahkan, sebanyak 2.500 batang tanaman ganja kini telah disita petugas.

"Tim patroli tiba di Desa Rao dan melaksanakan koordinasi dengan masyarakat setempat, selanjutnya berangkat menuju pegunungan Tor Sihite dengan berjalan kaki dipandu enam warga masyarakat," kata Mayor Inf Yamin.

Dia mengatakan, saat tiba di lokasi lahan ganja setidaknya 1.000 batang ganja siap panen langsung diamankan. Sedangkan sebanyak 1.500 batang ganja yang masih berumur tiga bulan dicabut dari akarnya sebagai barang bukti.

Selain itu, petugas Denpom juga membakar pondok yang sengaja dibangun petani ganja di Pegunungan Tor Sihite sebagai tempat peristirahatan. "Ada sebanyak 14 batang pohon ganja yang telah disita dan dibawa ke Markas Sub Denpom 1/2-7 Mandailing Natal dijadikan sebagai barang bukti," ujarnya.

Editor: Achmad Syukron Fadillah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut