La Nyalla Dapat Marga Sitepu dalam Kunjungan ke Karo
“Sejak kedatangan beliau, masyarakat Batak mengenal pendidikan modern, kesehatan modern dan ketrampilan pertukangan modern,” kata Willem.
Dr IL Nommensen merupakan warga negara Jerman yang datang ke Tanah Batak pada tahun 1862. Dia memulai misi sosial serta keagamaan hingga meninggal dan dimakamkan di Sigumpar pada tahun 1918. Kini, namanya digunakan sebagai nama lembaga pendidikan Universitas HKBP Nommensen.
Seusai mengunjungi makam Nommensen dan Sisingamangaraja XII, La Nyalla yang didampingi sejumlah senator, di antaranya Badikenita Sitepu (Sumatera Utara), Fachrul Razi (Aceh), Bustami Zainuddin (Lampung), Wa Ode Rabia Al Adawia (Sulawesi Tenggara) dan Sylviana Murni (DKI Jakarta) menuju rumah dinas Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan di Tarutung.
Dalam rapat kerja dengan Bupati dan jajaran Forkompinda Taput, La Nyalla meminta senator Sumut dan Ketua Komite III DPD RI Sylviana Murni yang membidangi urusan pendidikan untuk mengawal aspirasi dari masyarakat. Khususnya agar dapat memiliki universitas negeri sehingga anak muda di Taput tidak harus ke Medan untuk berkuliah.
Terkait dengan pengembangan pariwisata Geopark Danau Toba, yang melibatkan beberapa kabupaten, La Nyalla meminta agar para bupati menghilangkan ego sektoral. Tetapi mengutamakan kerjasama yang terpadu, yang dikoordinasi Pemerintah Provinsi Sumut.