Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, 2 Orang Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Fakta-Fakta Perampokan Emas 6,8 Kg di Medan, Nomor 3 Pelaku Tutup Sidik Jari Pakai Plester

Kamis, 16 September 2021 - 10:26:00 WIB
Fakta-Fakta Perampokan Emas 6,8 Kg di Medan, Nomor 3 Pelaku Tutup Sidik Jari Pakai Plester
Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak dengan keempat perampok toko emas di Medan (Foto: Dok Polda Sumut)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id  - Lima pelaku perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Kota Medan ditangkap. Dalam aksinya, kelima pelaku sudah observasi hingga menutup sidik jari mereka dengan plester.

Aksi perampokan ini sempat membuat geger Medan pada Kamis (26/8/2021). Para pelaku yang menggunakan dua unit sepeda motor berhasil menggasak emas 6,8 kg dari dua toko emas tersebut. 
 
Berikut fakta penangkapan pelaku perampokan emas 6,8 kg di Medan yang dirangkum iNews.id, Kamis (16/9/2021);

1. Otak perampokan ditembak mati

Polda Sumut saat ekspos kasus perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Kota Meda. (Foto: Istimewa)
Polda Sumut saat ekspos kasus perampokan dua toko emas di Pasar Simpang Limun, Kota Meda. (Foto: Istimewa)

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan, salah satu pelaku bernama Hendrik merupakan otak perampokan itu. Dia juga yang merekrut keempat eksekutor.  

Mereka yakni Farel (21), warga Jalan Garu I GG Manggis, Medan Amplas, Kota Medan. Kemudian tersangka Paul (32) warga Jalan Menteng, Medan Denai, Kota Medan. Lalu tersangka Prayogi alias Bejo (26), warga Jalan Bangun Sari. Medan Johor, Kota Medan serta tersangka Dian.

"Tersangka Hendrik meminta tersangka Dian untuk mencari orang. Kemudian setelah dipertemukan ada tiga orang masing-masing Paul , Farel dan Prayogi alias Bejo," kata Panca, Rabu (15/9/2021).

Hendrik pun ditembak mati polisi karena pada saat dilakukan prarekonstruksi mencoba melawan petugas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut