Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis Pelarian Pencuri Sawit di Labuhan Batu, Babak Belur saat Ditangkap Warga
Advertisement . Scroll to see content

Mobil Anak Bupati Labura Nonaktif Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Uang Suap

Rabu, 06 Januari 2021 - 12:34:00 WIB
Mobil Anak Bupati Labura Nonaktif Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Uang Suap
Gedung KPK. (Foto: Arie Dwi Satrio)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id - Satu unit mobil milik Erni Ariyanti yang merupakan anak dari Bupati Labuhanbatu Utara (Labura) nonaktif, Khairuddin Syah Sitorus disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mobil tersebut disita KPK karena diduga dibeli menggunakan uang suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Labura yang menjerat Khairuddin. 

Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis mengatakan mobil tersebut saat ini sudah diamankan penyidik KPK. Sementara waktu, mobil tersebut dititipkan di Polda Sumatera Utara (Sumut). 

"Dalam perkara ini, tim penyidik melakukan penyitaan satu unit mobil dari anak Bupati Labura (Labuhanbatu Utara), yaitu Erni Ariyanti dan dititipkan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Sumut," kata Ali Fikri, Rabu (6/1/2021). 

Ali mengatakan dari hasil penyelidikan, mobil milik Erni Ariyanti yang merupakan anggota DPRD Sumut periode 2019-2024 dibelu dengan uang kontraktor yang terjerat kasus dugaan suap. Informasi ini diperoleh setelah peyidik memeriksa tiga orang saksi untuk tersangka Khairuddin. Tiga orang saksi yang diperiksa yakni pegawai Gembira Money Changer Widya Santi Kumari, pemilik/pegawai Deli Megah Valutindo Sally, dan Kepala Cabang Dealer Suzuki Arista Abadi Liwan.

"Saksi Widya Santi Kumari dan Sally didalami mengenai pengetahuannya mengenai barang bukti (mobil) yang ada hubungannya dengan perkara ini. Tak hanya itu kami juga mendalami terkait proses penukaran uang di money changer," ujarnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut