Mendengar jawaban DS yang sendiri di rumah, dua pria itu kemudian mendorong pintu dan memaksa masuk ke rumah DS. Keduanya juga mendorong DS hingga terjatuh.
Gara-Gara Minta Nasi Goreng Gratis, Mandor Angkot di Medan Tewas Dikeroyok Pekerja Kafe
“Pas saya jatuh, saya melihat yang minta sumbangan sebelumnya kembali datang dan tiba-tiba masuk ke rumah. Jadi ada tiga orang yang masuk ke rumah saya,” katanya.
Setelah masuk, ketiga pria itu membekap DS. Spontan DS menjerit. Salah satu dari ketiga pelaku lalu menutup mulutnya dengan lakban yang sudah dipersiapkan. Mata, tangan, dan kakinya juga dilakban.
Ketiga pelaku juga mengancam DS. Jika masih nekat berteriak, mereka akan menusuk DS. Ancaman ini membuat DS ketakutan. “Saya gak tau senjata apa yang dibawa para pelaku ini. Saya kemudian dipindahkan ke ruang tamu oleh salah satu dari mereka,” kata DS.
DS meyakini, setelah dia disekap, para pelaku mulai menggeledah isi rumah untuk mencari barang-barang berharga seperti emas dan uang. Mereka juga mengancam DS untuk memberi tahu letak barang-barang berharga di rumah itu. Saat itu pula, ada orang yang datang mengantarkan paket barang untuk DS.