Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Viral Maling Kirim Surat Permintaan Maaf kepada Korbannya di Mojokerto Berakhir Haru
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Mahasiswi di Medan Jadi Korban Penyekapan, Trauma karena 3 Pelaku Masih Berkeliaran

Sabtu, 01 Februari 2020 - 05:05:00 WIB
Cerita Mahasiswi di Medan Jadi Korban Penyekapan, Trauma karena 3 Pelaku Masih Berkeliaran
Ilustrasi penyekapan. (Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

“Saya langsung diseret ke lantai 2, sementara paket diambil pelaku. Lakban di kaki saya dilepas. Di atas, saya mau dipukul pakai besi karena melawan. Saya dimasukkan ke kamar mandi dan salah satu dari mereka hendak memerkosa saya. Tapi, kawannya langsung nyuruh dia ke bawah,” kata DS.

Pria tersebut sempat membuka lakban di matanya, sebelum turun mendatangi temannya. DS ditinggalkan di kamar mandi. Dia lalu mendengar suara sepeda motornya dihidupkan.

DS pun nekat berlari ke bawah berharap ada yang menghadang para pelaku. Kondisinya masih dengan tangan terikat lakban, sementara lakban di kaki sebelumnya sudah dilepas pelaku saat menyeretnya ke atas.

“Lalu saya ditolong karyawan dekat rumah dan membuka lakban yang mengikat tangan saya. Satpam yang jaga di situ pas kebetulan baru masuk dan dia nggak tahu harus berbuat apa. Ngejar pun sekadar lewat kompleks, nggak sampe ke jalan,” kata DS.

Setelah DS kembali ke rumah, dia memeriksa barang-barang yang hilang. Selain kehilangan sepeda motor Honda Scoopy, ketiga pelaku membawa kabur ponsel, laptop, dan STNK-nya. DS kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Sunggal saat itu juga dengan nomor laporan STTLP/1880/ K/XI/2019/SPKT.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut