Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan Yang Diculik dan Dianiaya Usai Pleno

Selasa, 14 Mei 2019 - 13:24:00 WIB
Cerita Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan Yang Diculik dan Dianiaya Usai Pleno
Ilustrasi penganiayaa. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah itu Boydo dibebaskan. Namun dia tak menceritakan secara detail proses pembebasannya.

"Tuhanlah yang bekerja, ponsel saya sudah diambil. Saya banyak berdoa di situ. Saya sempat dibawa keluar. Lalu keluarga menelpon dan saya dikembalikan ke tempat itu hingga akhirnya dijemput," katanya.

Boydo mengungkapkan, saat ini kasus tersebut sudah dilaporkan ke polisi. Dia juga telah memberi keterangan terkait penculikan dan penganiayaan yang dialaminya.

"Saya berikan laporan di BAP. Dan saya mendengar polisi sudah menangkap pelakunya," ucapnya.

Sementara mengenai latar belakang dugaan penculikan, Boydo kembali menolak memberi keterangan secara detail. Dia hanya menuturkan jika diculik dan dianiaya karena membongkar kecurangan yang dilakukan salah satu caleg saat pleno KPU Kota Medan.

"Jadi saat rekapitulasi untuk Kecamatan Medan Helvetia itulah saya membongkar kecurangan. Di situ saya disasar, berarti kan ada suatu hal yang dimanipulasi, logikanya seperti itu," tuturnya.

Diketahui, sebelumnya Polda Sumut berhasil menangkap seorang terduga pelaku penculik dan penganiaya. Namun polisi saat ini belum bersedia membeberkan identitasnya. Anggota di lapangan masih mengejar pelaku lain dan barang bukti.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut