Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Ponpes di Pelalawan Kritis Dianiaya Kakak Kelas, Diduga Perkara Nonton Film di HP
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan Yang Diculik dan Dianiaya Usai Pleno

Selasa, 14 Mei 2019 - 13:24:00 WIB
Cerita Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan Yang Diculik dan Dianiaya Usai Pleno
Ilustrasi penganiayaa. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

MEDAN, iNews.id – Anggota DPRD Kota Medan Boydo HK Panjaitan buka suara atas peristiwa penculikan dan penganiayaan yang dialaminya. Dia mengaku mendapat kekerasan fisik dan intimidasi dari para pelaku.

Boydo menceritakan, kejadian itu dialaminya saat hendak meninggalkan Hotel Gran Inna Medan, yang menjadi lokasi Rapat Pleno Terbuka KPU Medan untuk tingkat kota, Jumat (10/5/2019).

“Saya dicegat saat hendak meninggalkan hotel. Dipaksa naik mobil, diintimidasi dan dianiaya," ujarnya, Selasa (14/5/2019).

Kemudian Boydo dibawa ke sebuah lahan kosong. Di lokasi itu, penganiayaan pun berlanjut. Dia dikeluarkan dari dalam mobil kemudian dipukul seorang oknum caleg dan beberapa orang lainnya.

“Saya memang dipukul di bagian pipi dan kening. Di kepala belakang ada hampir 4 kali," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut