Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Balita 3,5 Tahun di Purbalingga Tewas Tersedak saat Makan Jelly, Nenek Korban Histeris
Advertisement . Scroll to see content

Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Sang Ibu, Keluarga Lapor Polisi

Kamis, 16 April 2026 - 20:27:00 WIB
Balita di Karawang Tewas Diduga Dianiaya Pacar Sang Ibu, Keluarga Lapor Polisi
Ilustrasi balita 17 bulan di Karawang tewas mengenaskan diduga dianiaya pacar sang ibu. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.idBalita berusia 17 bulan asal Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tewas tidak wajar dengan kondisi sekujur tubuh dan wajah dipenuhi luka lebam. Korban berinisial TP tewas diduga dianiaya kekasih ibunya. 

Kepergian Triyaldi menyisakan duka mendalam sekaligus syok bagi sang ayah. Pasalnya, pada Rabu (15/4/2026) pagi atau beberapa jam sebelum dinyatakan meninggal, ayah korban masih sempat melakukan panggilan video (video call). Saat itu, Triyaldi tampak sehat, ceria, dan menggemaskan.

Namun, bak petir di siang bolong, sang ayah menerima kabar mengejutkan pada Rabu sore bahwa anaknya dalam kondisi kritis di sebuah klinik dan harus segera dirujuk ke rumah sakit. Nahas, dalam perjalanan menuju rumah sakit, balita mungil itu mengembuskan napas terakhirnya. 

"Pagi masih segar, masih main pas video call. Tiba-tiba sore dikabari kritis. Pas dilihat, badannya sudah biru-biru (lebam) semua," ungkap Komalasari, ibu sambung korban, Kamis (16/4/2026). 

Tragedi ini menggegerkan warga Dusun III Kobak Dawa, Desa Pejaten, Kecamatan Cilebar, Karawang. Berdasarkan keterangan tetangga, sebelum kejadian tragis itu, korban sempat dijemput oleh kekasih ibunya dengan alasan hendak diajak bermain.

Ibu kandung korban tetap berada di rumah kontrakan untuk beres-beres. Tak berselang lama, pria tersebut justru membawa kabar bahwa Triyaldi dalam kondisi kritis di klinik karena kondisinya memburuk secara mendadak. 

"Waktu itu katanya mau diajak main sebentar sama pacar ibunya. Ibunya di rumah saja bersih-bersih kontrakan. Eh, sorenya malah dikabari sudah kritis di klinik," ujar Taswi, salah seorang tetangga korban.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut