Benarkah Orang Batak Dilarang Menikah dengan Suku Jawa? Mitos atau Fakta
MEDAN, iNews.id - Ada mitos atau anggapan yang menyebut masyarakat Suku Batak dilarang menikah dengan orang dari suku Jawa. Larangan itu kerap dikaitkan dengan stereotipe karakter dan agama mayoritas masing-masing suku yang bertolak belakang.
Orang Batak identik dengan agama Kristen yang dianggap dominan. Sementara orang-orang dari suku Jawa mayoritas beragama Islam yang dianggap terlalu submisif atau penurut.
Orang Batak juga dianggap berwatak cenderung keras dan ekspresif. Sebaliknya, orang-orang dari suku Jawa justru dianggap penurut dan lebih plin-plan.
Sehingga khawatir pernikahan yang menyatukan dua orang beda suku tersebut menimbulkan penindasan. Padahal, anggapan tersebut tak sepenuhnya benar karena tidak semua karakter suku Batak dan Jawa sama.
Antropolog Sri Alem Sembiring menyebut secara umum tidak ada larangan bagi orang Batak menikah dengan orang dari suku lain. Akulturasi antara masyarakat Batak dengan suku-suku lainnya di Indonesia juga sudah terjadi sejak lama.