Tradisi Lebaran di Palembang, Nomor 3 Momen Menantu Unjuk Gigi
Tradisi lebaran di Palembang berikutnya adalah membeli atau menyiapkan baju baru. Sebetulnya tidak hanya baju, namun juga celana, sepatu atau sandal hingga topi dan ikat pinggang. Semuanya baru.
Uniknya, warga Palembang memiliki kebiasaan membeli baju di malam takbiran. Karenanya tidak heran, pada malam lebaran warga akan memadati tempat penjualan pakaian, mulai dari toko biasa hingga mal seperti saat ini.
Persiapan membeli baju lebaran sebenarnya sudah dilakukan sejak pertengahan Ramadhan, namun akan mencapai puncaknya di malam takbiran.
Sebagai wujud syukur setelah melewati satu bulan penuh puasa, warga Palembang akan berbagi makanan atau kue yang telah dimasak pada H-1 Lebaran. Biasanya, Munjung atau bersedekah dengan berbagai makanan ini dilakukan oleh yang lebih mudah kepada yang tua, adik ke rumah kakak, menantu kepada mertua.
Paling umum pada tradisi ini adalah menantu kepada mertua. Biasanya, seorang menantu perempuan akan menyiapkan berbagai masakan terbaiknya yang dimasak sehari sebelum lebaran pada rantang bertingkat. Kemudian, di hari pertama lebaran, usai melaksanakan sholat ied, sang menantu akan langsung pergi ke rumah mertua dengan membawa rantang.