Pemecatan Tenaga Medis RSUD Ogan Ilir Sesuai Prosedur
"Itu untuk singgah tenaga kesehatan," kata dia.
Sementara itu, terkait insentif kerja, kata dia, tidak wajar karena para tenaga medis itu belum menunjukkan kinerjanya.
"Ketika negara butuh tenaga mereka tapi malah mereka tinggalkan tugas, sementara apa yang mereka tuntut sudah dipenuhi jauh-jauh hari," kata Ilyas.
Untuk diketahui, RSUD Ogan Ilir memecat secara tidak hormat terhadap 109 tenaga medis honorernya.
Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Ogan Ilir Ilyas Nomor 191/KEP/RSUD/2020. Salah satu poin pertimbangannya yakni para tenaga honorer tidak masuk bekerja lima hari berturut-turut sejak 15 Mei 2020.
Meski demikian, pelayanan di RSUD Ogan Ilir tetap berjalan optimal karena ada ratusan tenaga kesehatan dan medis yang masih bersiaga.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto