Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pilot Smart Air Sempat Kirim Pesan Terakhir saat Ditembaki KKB
Advertisement . Scroll to see content

Usai Teror Penembakan KKB, 9 Guru dan Perawat di Koroway Dievakuasi ke Sentani

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:17:00 WIB
Usai Teror Penembakan KKB, 9 Guru dan Perawat di Koroway Dievakuasi ke Sentani
Sebanyak 9 tenaga pengajar dan medis dari Distrik Koroway tiba di Sentani usai aksi brutal KKB di Boven Digoel. (Foto: Polda Papua)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNews.id - Sebanyak sembilan tenaga pengajar atau guru dan tenaga medis dari Distrik Koroway, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, tiba di Bandar Udara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis (12/2/2026). Kedatangan mereka merupakan langkah pengamanan diri pascateror penembakan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Kapolres Boven Digoel AKBP Wisnu Perdana Putra menjelaskan, rombongan diberangkatkan dari Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel. Mereka menggunakan Pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) jenis Codiak PK-MEF.

Pesawat tersebut dipiloti Capt Thomas Allen Bolser dan mendarat di landasan milik PT MAF pada pukul 15.29 WIT. Proses kedatangan berlangsung hingga pukul 16.42 WIT dalam situasi aman dan terkendali.

"Evakuasi dilakukan setelah terjadi aksi penembakan oleh KKB pada Rabu kemarin. Dalam insiden tersebut, pilot dan co-pilot meninggal dunia," ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Sembilan orang yang tiba di Sentani terdiri atas enam tenaga pengajar dan tiga tenaga medis. Mereka yakni Aan Suek, Risa, Ema, Monik, Yonar, Nonik serta tiga perawat yakni Suster Grace, Rifal dan Anton.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut