Nama-Nama Rumah Adat di Sumatera Selatan, Nomor 2 Pernah Tercetak di Uang Kertas

Rumah adat cara gudang juga berbentuk rumah panggung, namun atapnya berupa perisai.
Menurut sejarahnya, rumah cara gudang lebih banyak digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat kalangan biasa. Bagian bawah rumah dijadikan gudang tempat menyimpan hasil bumi dan ladang.
Rumah Ulu Besemah juga disebut rumah adat ghumah baghi. Jenis rumah adat ulu Besemah ini bukan lagi rumah adat iliran, melainkan rumah adat uluan di sekitar bukti barisan seperti di wilayah Pagaralam.
Bentuknya hampir sama dengan rumah adat Sumatera Selatan lainnya yakni berupa rumah panggung atau bertiang. Tiang-tiangnya dibuat dari kayu berkualitas baik ditempatkan di atas batu.
Bentuk dari atapnya berupa atap pelana dengan ukuran yang cukup tinggi, serta sedikit melengkung. Konon, atap tersebut mempunyai bentuk perpaduan dari rumah gadang dari Minangkabau dan rumah jabu bolon dari Batak.

Rumah Ulu Semende atau rumah baghi Semende merupakan rumah adat dari suku Semende atau Semendo di Muara Enim. Rumah adat satu ini juga berupa rumah panggung dan memiliki kemiripan dengan Rumah Ulu Besemah yakni bentuk atap yang melengkung. Namun perbedaannya, rumah adat ulu Semende punya lebih banyak jendela dibandingkan rumah adat ulu Besemah.