Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perum Bulog Salurkan 2.491 Ton Beras SPHP di Jatim, Tersebar di 828 Titik 
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Koordinasikan Ketersediaan dan Harga Pangan Pokok di Sumsel

Selasa, 19 April 2022 - 17:22:00 WIB
Kementan Koordinasikan Ketersediaan dan Harga Pangan Pokok di Sumsel
Kementan melalui BPPSDMP bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Sumsel melakukan pengawalan sekaligus pengawasan bahan pangan pokok. (Foto: dok Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian Sumatra Selatan mengadakan koordinasi pengawalan sekaligus pengawasan sejumlah bahan pangan pokok. Rangkaian acara digelar di Kota Palembang pada 19-20 April 2022.

Termasuk beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula, dan minyak goreng. Menjelang bulan suci Ramadan, Kementerian Pertanian (Kementan) mulai lakukan pengawalan dan monitoring terhadap ketersediaan sekaligus harga pangan pokok.

Adapun tujuan yang ingin dicapai secara umum untuk memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat, khususnya selama Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1443 H mendatang.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan kondisi ketersediaan pangan pokok jelang Ramadan aman dan cukup terkendali, baik dipenuhi melalui produksi dalam negeri maupun impor luar negeri. Mentan mengatakan ketersediaan relatif aman untuk komoditas beras, jagung, bawang merah, cabai merah, daging ayam, telur ayam, dan minyak goreng.

Syahrul menyebut ketersediaan komoditas tersebut diperkirakan dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Sementara stok kedelai, bawang putih, daging sapi, dan gula konsumsi pemenuhannya selain produksi dalam negeri juga dari substitusi impor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut