Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Bank Mandiri Bantu Petani Kebumen Hindari Gagal Panen
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Gandeng IFAD Lakukan Supervisi Pantau Program Regenerasi Petani di Kalsel

Sabtu, 11 Mei 2024 - 16:57:00 WIB
Kementan Gandeng IFAD Lakukan Supervisi Pantau Program Regenerasi Petani di Kalsel
Kementan terus mengupayakan lahirnya petani-petani muda berkualitas di Indonesia. Kementan menilai generasi milenial punya potensi yang dapat dimaksimalkan untuk pertumbuhan ekonomi. (foto: Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARBARU, iNews.id- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengupayakan lahirnya petani-petani muda berkualitas di Indonesia. Kementan menilai generasi milenial punya potensi yang dapat dimaksimalkan untuk pertumbuhan ekonomi, khususnya sector pertanian.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, pihaknya tengah mengoptimalkan generasi milenial agar bisa jadi petani unggul.

“Didalam sektor pertanian perlu diisi oleh SDM yang berkualitas. Lulusan SDM inilah yang telah dididik untuk menjadi petani milenial melalui pendidikan vokasi selama tiga tahun, salah satunya SMK-PP," kata Amran dalam keterangan Sabtu (11/5/2024).

Kemudian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menambahkan pihaknya melaksanakan program Youth Entrepreneurship And Employment Support Services (YESS). Program ini memang dirancang Kementan untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian.

“Keberhasilan program YESS akan menjadi percontohan dan tolok ukur untuk pelaksanaan program pengembangan pemuda tani dan kewirausahaan muda di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian maka pengelolaannya harus dilakukan dengan baik, oleh tenaga yang professional dan berkomitmen tinggi,” tutur Dedi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut