Kementan Gandeng IFAD Lakukan Supervisi Pantau Program Regenerasi Petani di Kalsel
BANJARBARU, iNews.id- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengupayakan lahirnya petani-petani muda berkualitas di Indonesia. Kementan menilai generasi milenial punya potensi yang dapat dimaksimalkan untuk pertumbuhan ekonomi, khususnya sector pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengatakan pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian Indonesia. Untuk itu, pihaknya tengah mengoptimalkan generasi milenial agar bisa jadi petani unggul.
“Didalam sektor pertanian perlu diisi oleh SDM yang berkualitas. Lulusan SDM inilah yang telah dididik untuk menjadi petani milenial melalui pendidikan vokasi selama tiga tahun, salah satunya SMK-PP," kata Amran dalam keterangan Sabtu (11/5/2024).
Kemudian, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menambahkan pihaknya melaksanakan program Youth Entrepreneurship And Employment Support Services (YESS). Program ini memang dirancang Kementan untuk menghasilkan wirausahawan muda perdesaan di bidang pertanian.
“Keberhasilan program YESS akan menjadi percontohan dan tolok ukur untuk pelaksanaan program pengembangan pemuda tani dan kewirausahaan muda di tingkat nasional maupun internasional. Dengan demikian maka pengelolaannya harus dilakukan dengan baik, oleh tenaga yang professional dan berkomitmen tinggi,” tutur Dedi.