Kaleidoskop 2020: 8 Pembunuhan Sadis dan Keji Menggemparkan Palembang
Karena tersinggung, pada dini hari kejadian, pelaku masuk kamar korban melalui pintu belakang dan mengambil pisau di dapur korban. Lalu tanpa ampun pelaku menikam korban yang sedang tidur bersama dua anaknya yang balita dan bayi. Korban sempat berteriak dan pelaku kabur dengan cara melompat dan pata kaki.
Seorang pegawai honorer di Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumsel, Pramos (34), menusuk teman sekantornya sesama honorer, Ahmad Yoga (33) hingga tewas. Penusukan ini berlatar belakang cemburu dan kesal karena istri pelaku diduga sering digoda oleh korban.
Peristiwa sadis ini terjadi Selasa (21/4/2020) di saat jam kantor yang memang sepi karena sebagian WFH. Usai melakukan penusukan, pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi.
Kapolsek Ilir Timur I Kompol Deni Triana mengatakan, korban dan pelaku serta istrinya sama-sama pegawai di tempat itu. Pelaku juga mengaku telah mencoba mengingatkan korban untuk tidak menggoda istrinya, namun tidak digubris. “Penusukan ini diduga karena pelaku cemburu dan kesal terhadap korban karena korban diduga menggoda istri pelaku,” ujarnya saat itu.
Seorang remaja 19 tahun, IN, warga Karang Anyar, Gandus tewas dengan luka tusuk senjata tajam usai dikeroyok sejumlah orang saat menonton tari India, tidak jauh dari rumahnya, Selasa (3/12/2020) malam.