Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Dosen di Palembang Dipergoki Polisi saat Sodomi Anak, Korban Diiming-Imingi Rp20.000

Jumat, 14 Agustus 2020 - 20:11:00 WIB
Dosen di Palembang Dipergoki Polisi saat Sodomi Anak, Korban Diiming-Imingi Rp20.000
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji memaparkan kasus pencabulan yang dilakukan seorang dosen PTS di Mapolrestabes Palembang, Sumsel, Jumat (14/8/2020). (Foto: iNews/Guntur)
Advertisement . Scroll to see content

PALEMBANG, iNews.id – Seorang oknum dosen perguruan tinggi swasta (PTS) di Palembang tertangkap tangan polisi sedang menyodomi anak di bawah umur di kawasan Jakabaring Palembang. Pelaku perbuatan cabul itu langsung ditangkap dan diamankan ke Mapolrestabes Palembang.

Dosen tersebut diketahui bernama Reginaldus Kristoforus (43). Saat digerebek petugas Sabhara Polrestabes Palembang, pelaku sedang melakukan perbuatan menyimpang dengan seorang bocah di samping Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, Kamis dini hari (13/8/2020).

“Pelaku ditangkap saat sedang melakukan perbuatan asusila bersama korban. Korban masih di bawah umur, anak-anak, dan sejenis,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji saat pemaparan kasus di Mapolrestabes Palembang, Jumat (14/8/2020).

Kapolrestabes Palembang mengatakan, dari hasil pemeriksaan penyidik, pelaku mengaku telah tiga kali mencabuli anak di bawah umur dan semua korban laki-laki. Predator anak ini mendapatkan korban dengan cara berkeliling di ruas jalan Kota Palembang. Semua korbannya merupakan anak jalanan yang diiming-imingi akan diberikan uang sebesar Rp20.000.

“Modusnya, korban diiming-imingi duit dan diajak berbuat asusila. Pelaku biasanya mengiming-iming uang sebesar Rp20.000,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut