Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Perampok dan Pembunuh Janda di Lampung Utara Ditangkap, Ternyata Tetangga Korban
Advertisement . Scroll to see content

Weekend Story: Akhir Pelarian Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, Hukuman Mati Menanti ?

Minggu, 22 September 2024 - 07:02:00 WIB
Weekend Story: Akhir Pelarian Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, Hukuman Mati Menanti ?
Weekend Story: Akhir Pelarian Pembunuh Gadis Penjual Gorengan, Hukuman Mati Menanti ? (Foto: Dok. iNews.id).
Advertisement . Scroll to see content

Menurutnya, hukuman seberat apapun hampir tidak berpengaruh pada perbuatan seseorang karena biasanya kejahatan itu terjadi ketika puncak keinginan bertindak melawan hukum itu terjadi. 

"Jika jiwa sama sekali kosong dari nilai-nilai agama maka manusia hampir tidak ada bedanya dengan setan," ucapnya.

Dia menuturkan, seseorang terjebak menjadi penjahat kambuhan karena kurangnya aktivitas dalam mengarungi kehidupan. Konsentrasi orang itu, lanjut dia hanya pada nafsu birahinya, hampir tidak ada hal lain yang menjadi perhatian dan tanggung jawabnya.

"Melihat realitasnya seharusnya menjadi perhatian para hakim di pengadilan. Kendalanya ada hukuman maksimal yang tidak boleh dilewati tanpa pertimbangan yang cermat dan detail. Karena itu hakim punya kebebasan memutus hukuman sepanjang ada pertimbangan yang kuat mendukungnya, termasuk menjatuhkan hukuman maksimal, mati," katanya.

Situasi dan Sasaran Pelaku Kejahatan

Sementara itu, Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) Ida Ruwaida Noor menjelaskan, orang yang mempunyai kelainan seksual, sehingga ketika sudah dihukum pun, belum tentu menimbulkan efek jera. Termasuk tersangka pembunuh gadis penjual gorengan itu yang merupakan residivis.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut