Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 310 Rumah Rusak Terdampak Bencana Sumatera Dapat Bantuan dari BNPB
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Perang Padri: Latar Belakang, Tokoh yang Terlibat dan Akhir Peperangan

Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:10:00 WIB
Sejarah Perang Padri: Latar Belakang, Tokoh yang Terlibat dan Akhir Peperangan
Lukisan Perang Padri. (Wikipedia).
Advertisement . Scroll to see content

Seorang ulama bernama Tuanku Nan Renceh tertarik untuk mengikuti dan mendukung niat ketiga haji yang baru saja pulang dari tanah suci itu. Akhirnya, Tuanku Nan Renceh pun ikut bergabung serta mengajak orang-orang lain untuk mengikutinya. Mereka tergabung dalam kelompok bernama Harimau nan Salapan. 

Harimau nan Salapan meminta pemimpin Kesultanan Pagaruyuang (Pagaruyung), Sultan Arifin Muningsyah, serta kerabat kerajaan bernama Tuanku Lintau, untuk bergabung serta meninggalkan kebiasaan adat yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

Yang Dipertuan Pagaruyung kurang menyetujui hal tersebut. Sultan Arifin Muningsyah masih tak ingin meninggalkan tradisi atau kebiasaan yang telah dijalankan secara adat sejak dulu di Minangkabau. 

Berdasarkan keterangan dari artikel dalam portal resmi Kabupaten Agam, Sumatera Barat, terdapat beberapa kebiasaan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, seperti sabung ayam, judi, serta minum minuman keras, padahal masyarakat adat saat itu sudah banyak yang memeluk agama Islam. 

Kebiasaan ini sebenarnya tidak sesuai dengan mayoritas masyarakat Kaum Adat yang beragama Islam. Menanggapi hal ini, kaum Padri atau kelompok agamis terpaksa menggunakan cara keras untuk dapat mengubah kebiasaan itu sekaligus melaksanakan misi amar ma’ruf nahi mungkar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut