Bank Nagari Butuh 2 Hari Hitung Uang Sekarung Rp82 Juta Milik Kakek di Payakumbuh
Biyok merupakan seorang tuna rungu sehingga kesulitan berkomunikasi dengan orang banyak meskipun dikenal sangat rajin bekerja.
"Biasanya dia bekerja sebagai pencuci piring di tempat-tempat pesta pernikahan di Payakumbuh. Saya yakin orang Payakumbuh pasti sering melihat dan mengenal Biyok. Uang tersebut pun juga bukan dari hasil mengemis karena ia sering kerja sebagai pencuci piring, meskipun kadang juga ada dikasih oleh orang tanpa ia minta," kata Anton.
Sebelumnya uang yang disimpan Biyok ini hanya diletakkan di rumahnya namun dari hasil koordinasi pihak kelurahan bersama dengan pihak keluarga, uang milik Biyok ini disimpan di Bank Nagari.
Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Musleniyetti mengatakan, awalnya mendatangi rumah Biyok karena terdapat informasi kakek itu tidak mendapatkan perhatian.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Musleniyetti langsung menemui dan meninjau ke rumah Biyok yang berada di Padang Kaduduak guna memastikan kebenaran informasinya.