Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prostitusi Online di Hotel Manado Berujung Pengeroyokan dan Penikaman, 16 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Tolak Pemakaman Covid-19, Keluarga PDP di Manado Ngamuk dan Ambil Paksa Jenazah

Selasa, 02 Juni 2020 - 11:32:00 WIB
Tolak Pemakaman Covid-19, Keluarga PDP di Manado Ngamuk dan  Ambil Paksa Jenazah
Warga dan keluarga saat membawa paksa jenazah PDP Covid-19 dalam kamar mayat RSU Pancaran Kasih, Kota Manado. (Foto: iNews/Jefry langi)
Advertisement . Scroll to see content

Lalu pukul 17.50 Wita, keluarga bersama masyarakat yang telah membawa jenazah langsung menuju rumah duka di Kelurahan Ternate Baru Lingkungan I untuk memandikan dan menyalatkan serta persiapan pemakaman.

Wati Wahid, istri almarhum mengatakan, suaminya masuk rumah sakit RSU Pancaran Kasih dengan keluhan asam urat pada Rabu (27/5/2020). Kemudian setelah dilakukan rapid tes, hasilnya nonreaktif. Namun setelah beberapa hari tanpa melalui tes swab, pasien diminta segera dipindahkan ke ruang isolasi lantaran berstatus PDP Covid-19, namun keluarga tetap menolak.

Merespons kejadian yang menyita perhatian warga Sulawesi Utara (Sulut) lantaran telah viral di media sosial, Direktur Utama RSU Pancaran kasih Frangky Kambey menyampaikan klarifikasi terbuka. Dalam penyampaiannya, dia atas nama direksi dan karyawan RSU Pancaran Kasih turut berbelasungkawa atas meninggalnya almarhum.

Dia mengatakan, setiap pasien yang masuk ke RS dengan status ODP, PDP atau positif Covid-19 langsung dinotifikasikan ke Gugus Tugas Kota Manado melalui Dinas Kesehatan. Begitu pun jika pasien meninggal, kembali dinotifikasi dan ditangani dengan protokol Covid-19 karena saat ini situasi wabah.

"Saya sudah menghubungi Ketua Gugus Tugas Manado dalam hal ini Wali Kota GSVL dan disarankan agar menyampaikan klarifikasi," ujar Kambey.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut