India Uji Sampel Sirup Obat Batuk yang Sebabkan 66 Anak Meninggal Gagal Ginjal
Jika benar, insiden kematian anak-anak di Gambia akibat obat batuk ini, maka bisa menjadi pukulan besar bagi citra India sebagai apotek dunia.
Juru bicara WHO Margaret Harris tidak secara langsung menjawab pertanyaan Reuters tentang kapan laporan itu akan dibagikan dengan kementerian kesehatan India.
Dia mengatakan, informasi dari Maiden dan direktur Organisasi Pengawasan Obat dan Standar Pusat India menunjukkan, pihak berwenang telah mendatangi pabrik-pabrik perusahaan Meiden. Mereka tengah menyelidiki insiden khusus ini dan WHO menunggu temuan yang ada.
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa badan PBB sedang menyelidiki kematian akibat cedera ginjal akut dengan regulator obat India dan pembuat obat.
Badan tersebut memberi tahu Pengendali Narkoba Jenderal India tentang kematian akhir bulan lalu setelah regulator meluncurkan penyelidikan dengan otoritas negara bagian bersama-sama dengan WHO.