Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyerapan Pupuk Subsidi di Bandung Rendah, Anggota Komisi IV DPR: Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan

Rabu, 16 Maret 2022 - 16:13:00 WIB
Imbas Perang Rusia-Ukraina, Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan
Perang Rusia-Ukraina ancam dunia hadapi krisis pangan. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

OSLO, iNews.id - Dunia sedang menuju krisis pangan yang bisa mempengaruhi jutaan orang imbas perang Rusia-Ukraina. CEO produsen pupuk Yara International Svein Tore Holsether mengingatkan.agar dunia waspada.

Harga gas mencapai rekor, sehingga memaksa Yara International membatasi produksi amonia dan urea di Eropa hingga 45 persen dari kapasitas. Pengurangan produksi ini bisa memberi efek lanjutan terhadap pasokan pangan dunia. 

"Ini bukan soal apakah kita akan mengalami krisis pangan, tapi seberapa parah krisis itu," kata dia, dikutip dari CNN Business, Selasa (15/3/2022). 

Dua minggu setelah Rusia menginvasi Ukraina, harga produk pertanian utama yang diproduksi di kawasan itu melonjak, terutama gandum. Pasokan dari Rusia dan Ukraina, yang bersama-sama menyumbang hampir 30 persen dari perdagangan gandum global, kini terancam. Harga gandum global mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada awal pekan lalu.

Masalah utama lainnya adalah akses ke pupuk. Penting bagi petani untuk mencapai target produksi mereka untuk tanaman, tidak pernah lebih mahal, karena ekspor dari Rusia terhenti. Output di Eropa juga turun karena melonjaknya harga gas alam, bahan utama pupuk berbasis nitrogen seperti urea.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut