Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Disunat Rp100.000, KPK Minta Masyarakat Lapor Rincian Paket Sembako Bansos Covid

Senin, 14 Desember 2020 - 22:35:00 WIB
Diduga Disunat Rp100.000, KPK Minta Masyarakat Lapor Rincian Paket Sembako Bansos Covid
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata memberikan keterangan pers mengenai penahanan tersangka korupsi PT DI, Selasa (3/11/2020). (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Masyarakat di luar Jabotabek diminta untuk melapor rincian bantuan sosial (Bansos) Covid-19. Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata sendiri mengaku menerima informasi bukan hanya Jabodetabek yang jatah bansosnya disunat.

 Bahkan masyarakat di luar Jabodetabek menerima bansos yang tidak layak. Pria disapa Alex ini mengaku sudah mendapatkan informasi jatah bansos dari pemerintah senilai Rp300.000 dipotong menjadi Rp200.000. Oleh karenanya, ia meminta masyarakat yang menerima bansos melaporkan rincian paket sembako yang diterima. 

"Sudah ada (laporan) beberapa daerah dari pegiat antikorupsi, KPK juga mau menelusuri juga. Saya penasaran juga isi bansosnya apa aja, foto-fotonya itu, tolong dong," kata Alex di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (14/12/2020). 

"Kita butuh masukan itu, untuk memastikan berapa nilai barang, kalau betul seperti yang tadi, maksimal Rp200.00, ini kan ada 100.000, 100.000 keuntungan dibagi-bagi, ada 20 juta paket, artinya 2 triliun (disunat) dari proyek 6 trilun, ini kita bicara berandai-andai ya," imbuhnya. 

Kendati telah menerima informasi adanya dugaan pemotongan sekira Rp100.000 dari setiap paket bansos, Alex mengatakan itu baru sebatas informasi. Kedepannya, ditekankan Alex, KPK berjanji akan mencari bukti-bukti yang valid.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut