6.508 Personel Polri dan 453 TNI Siap Amankan Nataru di Sulut
“Posisi gereja yang ada di wilayah Provinsi Sulut itu saling berdekatan. Sehingga nanti pola pengamanannya di beberapa gereja yang berdekatan, nanti kita melakukan pengecekan atau sentuhan oleh beberapa anggota secara mobile, melakukan pengecekan dari gereja satu ke gereja lain,” jelas Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Kapolda juga menerangkan bahwa dalam pengamanan Nataru akan melibatkan sejumlah pihak.
“Prinsipnya ada keterlibatan juga dari ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk pengelola tempat ibadah. Kita bersama-sama menciptakan suasana perayaan Natal dimana pun, apakah di rumah, di gereja atau di tempat-tempat yang sudah ditentukan, semuanya bisa berjalan dengan baik,” kata Irjen Pol Setyo Budiyanto.
Terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast, menambahkan, Operasi Lilin 2022 ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 mendatang.
“Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Samrat 2022 di wilayah Sulut, melibatkan personel pengamanan dari Polri sebanyak 6.508 dan TNI 453 personel. Selain itu juga didirikan Pos Pengamanan sebanyak 55 pos, kemudian Pos Pelayanan 46 pos, dan Pos Terpadu 7 pos,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol Jules Abraham Abast, personel tersebut akan ditugaskan di sejumlah titik pengamanan.
“Antara lain di gereja, terminal, pelabuhan, bandara, pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan obyek pergantian tahun,” ucap Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Editor: Cahya Sumirat