Simpan Sabu di Kaleng Susu Bayi, Bandar Sabu Asal Makassar Ditangkap di Gowa
Lebih lanjut Mangatas menuturkan, selain SS ada pelaku lainnya yang membeli sabu dengan harga Rp20 juta. Sabu itu kemudian dijual lewat online media sosial ataupun offline.
"Sabunya kemudian dibagi secara berantai ke tiga pengedar lainnya," imbuhnya.
Untuk mengelabui petugas, kata Mangatas, pelaku menyimpan sabu itu di kaleng susu. Selain menangkap enam pelaku, polisi juga menyita beberapa barang bukti.
"Kami amankan sabu sisa penjualan sebanyak 26,57 gram. Sabu itu disembunyikan di dalam kaleng susu balita," tuturnya.
Hingga kini, polisi masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan pelaku. Pasalnya, diduga masih banyak ada bandar besar yang mengendalikan peredaran sabu di Gowa.
Editor: Nur Ichsan Yuniarto