Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Maudu Lompoa, Tradisi Maulid Nabi di Takalar Dimulai Datangnya Syekh Jalaluddin

Kamis, 21 September 2023 - 17:18:00 WIB
Sejarah Maudu Lompoa, Tradisi Maulid Nabi di Takalar Dimulai Datangnya Syekh Jalaluddin
Sejarah Maudu Lampoa, tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. (Foto: Dok. Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

Selain telur dan hasil bumi, Julung-julung juga diisi dengan perlengkapan sehari-hari seperti pakaian, celana, sampai perlengkapan mandi seperti pasta gigi dan sabun. 

Semua hiasan yang terdapat di dalam julung-julung merupakan sebuah simbolisasi bahwa ajaran Islam masuk ke wilayah Cikoang dibawa oleh para pedagang.

Nilai Islam yang Terkandung Dalam Tradisi Maudu Lompoa

Nilai Ibadah

Dalam Maulid tentu banyak sekali rangkain ibadah di dalamnya, ini menjadi salah satu syiar dan ibadah guna meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Di dalam kegiatannya dilakukan dengan ibadah, seperti membaca Al-quran, selawat, zikir bersama, doa bersama dan ceramah agama. 

Prosesi perayaan Maulid yang setiap tahunnya diadakan tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga bernilai ibadah, dalam rangka mensyukuri rahmat Allah SWT dan menunjukkan kecintaan kita terhadap Rasulullah. 

Nilai Sosial

Nilai sosial yang didapatkan masyarakat dalam perayaan tradisi Maulid Nabi ini, seperti budaya gotong royong, memuliakan dan memberi jamuan-jamuan makanan para tamu, khusus kepada fakir dan miskin. 

Memperkuat tali persaudaraan umat Islam dalam prosesi perayaan Maulid. Dan bertanggung jawab dalam undangan menghadiri prosesi perayaan maulid Nabi SAW.

Demikianlah informasi mengenai sejarah Maudu Lompoa, tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Takalar dan beberapa hal yang berkaitan. 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut