Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Kerajaan Buton yang Disegani Belanda, Rakyatnya Tak Pernah Kerja Paksa

Jumat, 06 Januari 2023 - 15:15:00 WIB
Sejarah Kerajaan Buton yang Disegani Belanda, Rakyatnya Tak Pernah Kerja Paksa
Salah satu bagian dari benteng Kesultanan Buton yang merupakan benteng terluas di dunia. (Foto : Kemdikbud)
Advertisement . Scroll to see content

Benteng ini dibangun untuk melindungi area seluas 401.900 meter persegi dengan dilengkapi 16 bastion atau menara pengintai dan 12 pintu gerbang. 

Perjalanan Kesultanan Buton juga diwarnai dengan hubungan baik dengan VOC. Hingga akhirnya di tahun 1637, kedekatan tersebut berakhir dan berujung perang. Namun rupanya, benteng Kesultanan Buton terlalu kuat untuk VOC sehingga tak mampu ditembus. 

Perang kembali terjadi pada 1752, 1755, dan 1776, karena VOC melakukan kelicikan dalam perdagangan rempah-rempah. Tetapi di bawah pimpinan Sultan La Karambau, Buton berhasil mengatasi Belanda.

Saat ini Kesultanan Buton masih ada di Indonesia dengan pemegang tahta Sultan Buton ke-40 Paduka Yang Mulia La Ode Muhammad Izzat Manarfa. 

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut