Pelajar di Gowa Tewas Ditusuk, Polisi: Pembunuhan Sudah Direncanakan
"Dari hasil interogasi, terduga pelaku pembunuhan berinisial MFI (16) mengaku nekat menghabisi nyawa MA karena tidak terima istrinya, AAS, dipeluk," kata Jufri.
Jufri menuturkan, peristiwa itu berawal saat korban memesan jam tangan secara online atau melakukan Cash on Delivery (COD) kepada AAS. Keduanya pun melakukan transaksi jual beli di Jalan Tangkia, Kabupaten Gowa pada pukul 01:30 Wita.
"Saat transaksi jual beli tersebut, korban bilang kepada AAS, sendiri saja jangan ajak suamimu, jangan takut, saya tidak apa-apai kamu, begitu kata korban," kata Jufri Natsir.
Saat bertransaksi, MFI menyaksikan istrinya tiba-tiba dipeluk MA. MFI lalu keluar dari persembunyiannya dan menikam MA dari depan.
Editor: Kastolani Marzuki