Dia pun memutuskan ke Kolaka selama satu jam lebih perjalanan saat meninggalakan rumahnya pada pukul 09.00 Wita. Setiba di kontrakan orang tuanya, ia langsung masuk ke rumah sembari memanggil ibunya namun tanpa sahutan.
"Diceklah ke dalam kamar dan melihat ibunya sudah membengkak dan dijumpai ulat di beberapa bagian tubuhnya," bebernya.
Asriani pun lantas mengambil selimut untuk menutupi jasad ibunya dan bergegas berlari ke luar rumah memanggil temannya dan menuju kantor polisi.
Usai menerimah laporan, Unit Inafis Sar Reskrim Polres Kolaka dikerahkan ke lokasi mengemasi jenazah Asia dan dilakukan visum di Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka.
"Berdasarkan keterangan anaknya, ibunya telah lama mengidap penyakit gula akut dan seringkali mengalami drop," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki