Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di IPIP Kolaka, Berawal Penganiayaan
Advertisement . Scroll to see content

Buntut Bentrok Antarpekerja di IPIP Kolaka, Polisi Amankan 4 TKA China

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:38:00 WIB
Buntut Bentrok Antarpekerja di IPIP Kolaka, Polisi Amankan 4 TKA China
Tangkapan layar bentrokan antarpekerja di kawasan industri PT IPIP, Kabupaten Kolaka, Sultra. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

KOLAKA, iNews.id – Polisi mengamankan empat orang tenaga kerja asing atau TKA China usai bentrok dengan pekerja lokal di lokasi pembangunan kawasan industri PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kejadian itu mengakibatkan dua pekerja lokal luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

Kasat Reskrim polres Kolaka, AKP Fernando Oktober mengatakan, peristiwa itu berawal dari adu mulut soal gaji dan berakhir dengan pengeroyokan terhadap buruh lokal.

"Hingga saat ini kami sudah amankan 4 orang TKA (China) dan masih proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Fernando Oktober. Rabu (28/1/2026) malam. 

Dia mengungkapkan, penyebab kejadian tersebut diduga dipicu oknum TKA China menganiaya salah satu tenaga kerja lokal hingga membuat ratusan buruh lokal marah. Kericuhan pun tak terhindarkan.

Menurut dia, amarah karyawan lokal mulai tersulut saat seorang buruh lokal menghampiri sang pengawas TKA China mempertanyakan hak gaji yang belum dibayar. Alih-alih mendapat penjelasan, buruh malang itu justru disambut kata-kata provokatif yang merendahkan.

Kericuhan sempat mereda. Beberapa buruh lokal kemudian dipanggil masuk ke dalam sebuah ruangan untuk mediasi. Ternyata, di dalam ruangan itu, beberapa TKA sudah menunggu. Pengeroyokan tak terhindarkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut