Lamaran Viral dengan Mahar Rp500 Juta, Ibu Pria: Anak Saya Banyak yang Incar
"Anak saya dari pesantren. Enam tahun dia di sana. Langsung ke Jakarta (setelah dari pesantren), dia kuliah," kata dia.
Lamaran terhadap seorang pemuda di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan ini bisa disebut unik karena berbeda dengan adat Suku Bugis, yang mana biasanya calon pengantin pria yang melamar mempelai wanita.
Video dari lamaran itu menjadi viral dan menghebohkan warganet. Ibu dari mempelai perempuan, Hj. Asmira mengatakan bahwa dia menjodohkan putrinya, yang masih duduk di bangku SMP karena tertarik dengan sifat calon menantunya ini.
Terlebih lagi dia telah lama bersahabat dengan Hj. Diana, ibu dari pemuda itu. Prosesi lamaran digelar setelah kedua keluarga sepakat untuk menjodohkan kedua anak mereka.
Selain uang panaik Rp500 juta, pihak calon mempelai wanita juga menyanggupi untuk menyerahkan terigu 5 sak, gula pasir 5 sak, dan telur 200 rak sebagai pelengkap lamaran dari pihak calon mempelai wanita.
Editor: Andi Mohammad Ikhbal