Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, IDI Makassar Usulkan Pilkada Serentak Ditunda

Senin, 21 September 2020 - 12:22:00 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, IDI Makassar Usulkan Pilkada Serentak Ditunda
Ilustrasi Pilkada Serentak 2020 di Papua. (Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Terakhir Ketua KPU Sulsel Faisal Amir juga terpapar selepas mendampingi Ketua KPU RI, Arief Budiman dalam kunjungan kerjanya di Makassar yang juga positif Covid-19," ujarnya.

Yudi memaparkan, ancaman bahaya klaster Pilkada 2020 tidak cukup sampai di situ. Jika jumlah calon kepala daerah seluruh Indonesia 1.468 orang, dengan asumsi ada 10 titik selama masa kampanye, yakni 71 hari, maka dari hasil hitungannya akan menciptakan 1.042.280 titik penyebaran Covid-19 dalam rentang waktu 26 September sampai 5 Desember 2020.

Potensi penyebaran juga muncul dari massa pendukung yang terlibat di 1.042.280 titik kampanye itu. Sesuai peraturan KPU, jumlahnya maksimal 100 orang, yakni sebanyak 104 juta orang di titik-titik tersebut. Jika positivity rate Indonesia 10 persen, maka 10 dari 100 orang yang hadir berpotensi positif orang tanpa gejala (OTG) atau dengan kalkulasi 10 x 1.042.280 titik.

"Dengan demikian, ada 10.422.800 orang yang berpotensi Covid-19 berkeliaran dalam 71 hari kampanye. Wow, ini bom waktu, dahsyatnya lebih dari bom Hiroshima dan Nagazaki," kata Yudi.

Selain itu, kasus harian selama seminggu terakhir ini menunjukkan yang terpapar virus Covid-19 di atas angka 3.500-an per hari. Kasus ini penularannya dari klaster keluarga hingga klaster perkantoran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut