Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Wali Kota Jogja Janji Kawal Kasus Kekerasan Daycare Little Aresha hingga Tuntas
Advertisement . Scroll to see content

3 Bocah di Makassar Diduga Disekap dan Disiksa Orang Tua Angkatnya

Minggu, 16 September 2018 - 22:27:00 WIB
3 Bocah di Makassar Diduga Disekap dan Disiksa Orang Tua Angkatnya
Tiga bocah malang yang diduga disekap dan disiksa kedua orang tua angkatnya berhasil melarikan diri dan diamankan warga di Makassar, Sulsel. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

MAKASSAR, iNews.id – Tiga bocah terdiri atas dua anak laki-laki inisial OW (11) dan adiknya DV (2,5) serta satu bocah perempuan US (5) berhasil kabur setelah diduga disekap dan disiksa selama berhari-hari oleh orang tua angkatnya di dalam rumah toko (ruko).

Mereka berhasil keluar pada Minggu (16/9/2018) sore setelah merusak kunci gembok menggunakan besi. Ketiga bocah itu selama ini ditinggal begitu saja di dalam sebuah ruko di Jalan Mira Seruni, Kelurahan Pandang, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Informasi warga, tiga bocah malang itu kerap mendapat siksaan dari orang tua angkatnya bernisial Acci alias Memei alias Gensel yang diperkirakan berusia 40 tahun. Bahkan salah satu bocah perempuan US pernah dilihat oleh warga berada di jendala lantai 2 ruko melambaikan tangan untuk memberi tanda seolah-olah meminta makan ke warga.

Namun warga di sini takut. Karena pemilik rumah dikenal tempramen. Acci kini belum diketahui keberadaannya. Bocah kakak tertua yakni OW lebih dulu lari keluar dan meninggalkan adik-adiknya. Sementara US dan DV masih berada di depan Ruko.

Seorang warga Pandang, Pattahari (41) yang pertama kali melihat anak-anak itu keluar dari ruko mengatakan anak-anak itu setelah berhasil keluar rumah keduanya masih terlihat berada di depan Ruko itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut