Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Usul Muktamar NU Digelar 2022, PWNU Papua: Pertimbangkan Aspek Kesehatan dan Kemanusiaan

Kamis, 23 September 2021 - 16:22:00 WIB
Usul Muktamar NU Digelar 2022, PWNU Papua: Pertimbangkan Aspek Kesehatan dan Kemanusiaan
PWNU Papua mengusulkan agar Muktamar NU digelar 2020 dengan pertimbangan masih pandemi Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

“Kenaikan kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada Desember 2020, April dan Agustus 2021, sehingga pada Desember 2021 ini pandemi Covid-19 sangat berisiko dan dapat melonjak kembali jika masyarakat tidak menjaga protokol kesehatan, seperti yang kita alami sebelumnya,” ujar Toni. 

Selain aspek kesehatan yang menjadi pertimbangan, Toni juga menyoroti soal aspek kemanusiaan. Sebab, banyak dari pengurus NU yang terpapar Covid-19 dan meninggal dunia.  

“Banyak pengurus PBNU, PWNU, PCNU dan keluarga yang terpapar bahkan meninggal. Hal ini berdampak pada kesiapan PBNU dan panitia menyiapkan penyelenggaran Muktamar ke-34 NU dalam waktu singkat di tahun 2021,” katanya.

Berdasarkan pertimbangan itu, PWNU Provinsi Papua menyarankan dan mengusulkan agar penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU di Lampung tidak dilaksanakan pada akhir 2021. “Karena (Muktamar NU) idealnya dilaksanakan pada 2022,” ujar Toni.

Pandangan berbeda disampaikan Ketua PWNU Sulawesi Selatan KH Hamzah Harun Alrasyid. Dia mengusulkan agar Muktamar ke-34 NU diselenggarakan pada akhir 2021. 
Hal tersebut berdasarkan kasus positif Covid-19 yang mulai berangsur melandai dan masifnya kegiatan vaksinasi bagi masyarakat. 

Menurut Kiai Hamzah, muktamar dapat dilakukan secara hibridasi dengan metode luring dan daring. Dengan catatan harus ada pembatasan dan penerapan protokol kesehatan ketat. 

“Setahun lebih pandemi telah berlangsung dan NU terbukti mampu beradaptasi dengan tetap aktif menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sosial, dakwah dan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut