Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Mamberamo Tengah Papua, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

Tolak KLB Moeldoko, DPD Demokrat Papua: Kami Akan Lawan sampai Mana pun!

Sabtu, 06 Maret 2021 - 20:39:00 WIB
Tolak KLB Moeldoko, DPD Demokrat Papua: Kami Akan Lawan sampai Mana pun!
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua menolak keras Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Kabupaten Deliserdang Sumatra Utara (Sumut), Jumat (5/3/2021). (Foto: iNews/Edy Siswanto)
Advertisement . Scroll to see content

JAYAPURA, iNew.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua menolak keras Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Kabupaten Deliserdang Sumatra Utara (Sumut), Jumat (5/3/2021). Bahkan, pengurus mengaku siap melawan Moeldoko yang terpilih sebagai ketua umum versi KLB.

Pernyataan resmi ini disampaikan Wakil Ketua 1 DPD Demokrat Papua Ricky Ham Pagawak didampingi Yunus Wonda Wakil Ketua 2 dan Plt Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Boy Marcus Dawir menyikapi KLB di Deliserdang, Sabtu (6/3/2021). 

"DPD Demokrat Papua menilai KLB Moldoko ilegal dan abal-abal. Kami menganggap kegiatan KLB itu inskonstitusional," kata Ricky, Sabtu (6/3/2021).

Dia menyebut ada dua alasannya. Pertama, KLB tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat Pasal 23 Nomor 1 dan nomor 2. Selanjutnya, dalam pasal 2 poin a dan b pada AD/ART Partai Demokrat, telah jelas disebutkan bahwa kongres tidak sah karena tidak dihadiri 2/3 pengurus atau ketua DPD seluruh Indonesia dan tidak dihadiri 1/2 DPC se-Indonesia.

"Keempat dalam kegiatan tersebut kami anggap ilegal dan abal-abal karena memilih dan menetapkan orang yang bukan dari Partai Demokrat dalam hal ini Moeldoko. Ketua umum AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan kepengurusan yang ada sekarang adalah sah dan terdaftar dalam lembaran negara melalui Kementerian Hukum dan Ham RI," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut