Tangis Ayah Praka Satria yang Gugur di Papua, Kenang Perjuangan Sang Anak 9 Kali Tes Masuk TNI
KUPANG, iNews.id – Isak tangis keluarga tak terbendung saat peti jenazah Praka Satria Taopan (29) yang gugur di Papua tiba di rumah duka Kelurahan Oepura, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (10/1/2026). Anggota Yonif 100 Prajurit Setia tersebut pulang dalam balutan bendera Merah Putih setelah gugur diterjang peluru Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Suasana duka yang mendalam menyelimuti rumah duka saat peti jenazah diturunkan. Ayah dan ibu almarhum tampak sangat terpukul dan tak kuasa menahan haru. Mereka secara bergantian memeluk peti jenazah putra sulung yang menjadi kebanggaan namun kini telah tiada.
Di hadapan para pelayat, ayah almarhum menceritakan kisah perjuangan dan tekad baja putranya. Untuk menjadi prajurit TNI yang menjadi impiannya bukanlah hal yang mudah bagi Satria.
Dengan suara bergetar, sang ayah mengungkapkan bahwa anaknya harus melewati kegagalan berkali-kali sebelum mimpinya terwujud. Dia melalui sembilan kali tes masuk TNI yang gagal namun menolak untuk menyerah pada keadaan hingga akhirnya berhasil masuk menjadi prajurit TNI.
“Dia tidak pernah menyerah. Sembilan kali ikut tes, dia tetap berjuang sampai akhirnya lulus dan mengabdi sebagai tentara. Kami bangga, meski sangat kehilangan,” ucap sang ayah dikutip dari iNews TTU, Sabtu (10/1/2026).